Sabtu, Mei 17, 2008
Saya mendapat pelajaran berharga dari pengalaman sebelumnya, yang dikemudian hari menjadi konsep manajemen penting di Acer. Pertama, memelihara manajemen keuangan yang stabil, dan kedua, memelihara kepentingan para karyawan.
Stan Shih – Pendiri Acer Grup
Apa yang dikatakan Stan Shih untuk sebuah perusahaan sekelas Acer adalah sangat tepat sekali. Namun sebenarnya bukan hanya perusahaan sekelas Acer saja yang bisa mencontoh apa yang dikatakan oleh Stan Shih. Pastilah melalui pengalaman yang berliku liku dan memakan waktu panjang akhirnya Stan Shih bisa menyimpulkan hal itu.
Dalam bisnis kecil yang sering kita jumpai adalah penanganan manajemen keuangan yang masih bersifat “kekeluargaan”, manajemen kekeluargaan ini seringkali menjebak kita dalam pemakaian uang yang tidak terkendali. Adanya pemisahan yang tegas antara uang perusahaan dengan uang bisnis sangat diperlukan. Adalah lebih baik owner menerima gaji setiap bulannya agar penggunaan uang perusahaan bisa diawasi secara ketat. Investasi yang salah oleh perusahaan seringkali juga sumber malapetaka, sebagai contoh : ketika perusahaan yang tidak terbiasa berinvestasi pada property melakukan inventasi pada property. Padahal perusahaan itu sendiri membutuhkan dana operasional yang mencukupi, sementara investasi property itu didanai oleh hutang Bank. Selama tersedia kecukupan angsuran setiap bulan sih tidak masalah, tetapi pengalokasian dana yang tidak tepat sementara property itu sendiri tidak menghasilkan sesuatu tambahan penghasilan sewa bagi perusahaan ini lah yang akan membuat kerepotan tersendiri.
Hal kedua yang dikemukakan Stan Shih adalah tentang memelihara kepentingan karyawan. Karyawan merupakan mitra kerja perusahaan. Posisi yang sederajat ini memungkinkan karyawan mempunyai ide ide untuk memajukan perusahaan. Menjadikan karyawan sebagai factor produksi saja jelas bukanlah suatu ide yang baik. Mereka adalah manusia juga, yang punya keinginan untuk maju. Selama mereka memberikan kemajuan bagi perusahaan, maka selayaknya perusahaanpun memerhatikan kesejahteraan mereka. Bukan sekedar uang, tetapi penghargaan atas loyalitas karyawannya, bukankah tidak sedikit pula karyawan yang berkhianat terhadap perusahaannya.
Kiranya sedikit ide ini dapat memotivasi kita dalam mengelola manajemen perusahaan. Semoga bermanfaat.
0 Comments:
Post a Comment