Minggu, Mei 04, 2008
Beberapa waktu belakangan ini saya tidak melakukan posting di Blog saya tercinta ini. Seolah seorang kekasih yang tidak diperhatikan, tidak disapa dan tidak diajak bicara. Itu yang terjadi pada Blog Tiptrik Manajemen. Memang manusia diciptakan dengan dua tangan itu berarti hanya boleh menentukan pilihan yang tidak terlalu banyak. Sang Pencipta hanya memberikan dua tangan saja, seolah Dia mau berkata Prioritas itu perlu, jangan banyak banyak yang kamu tangani, itu menurut pandangan saya. Memang saya juga sibuk mencari produk produk afiliasi untuk saya display di serba-bisnis.com saya. Sementara itu saya juga masih berkonsentrasi pada perusahaan dimana saya bekerja yang sedang membenahi internalnya, belum lagi placement karyawan baru yang kadang perlu dipantau, trus saya ingin konsentrasi pada bisnis Tahitian Noni Juice yang sudah setahun terbengkalai wah capek dehh…………..
Demikian juga dalam menangan berbagai macam urusan bisnis, prioritas akan merupakan kata kunci yang harus diperhatikan. Dalam sebuah usaha biasanya kita membagi dalam beberapa bagian atau kelompok besar, seperti Produksi, Pemasaran, Distribusi, Keuangan, Sumber Daya Manusia. Tentunya semua urusan tersebut harus diberi perhatian yang sama, seperti layaknya lima orang kekasih ( eh nggak loh ). Kemampuan seorang Pimpinan/Direktur untuk jeli melihat bagian mana dari perusahaanya yang perlu mendapat prioritas adalah sangat diperlukan. Sering terjadi terjadi tumpang tindih antar departemen yang menyebabkan sebuah organisasi tidak efisien, seolah olah tidak mengalami kemajuan dan mungkin juga boros di dana. Oleh karena itu diawal tahun harus dilakukan meeting antar departemen untuk menentukan prioritas tahun ini dalam semester pertama dan kedua atau triwulan pertama sampai keempat. Ketika misalnya saja departemen pemasaran mendapatkan prioritas utama dalam triwulan pertama, maka departemen lainnya mendukung demi tercapainya target target departemen tersebut. Dengan demikian semua departemen mendapatkan prioritas nya masing masing tanpa harus merasa dianggap tidak penting oleh organisasi perusahaan tersebut.
0 Comments:
Post a Comment